Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Kebiasaan yang Perlu Dihindari karena Memicu Keguguran

Infobunda.id - Keguguran adalah kondisi yang sangat menyakitkan secara fisik maupun emosional bagi calon ibu. Sebagian besar keguguran memang terjadi karena faktor genetik atau kelainan kromosom yang tidak bisa dicegah.


Kebiasaan yang Perlu Dihindari karena Memicu Keguguran. (pexels.com)


Namun, ada beberapa kebiasaan yang perlu dihindari karena berpotensi meningkatkan risiko keguguran, terutama di trimester pertama.


Memahami faktor risiko sejak awal dapat membantu ibu hamil menjaga kehamilan tetap sehat dan berkembang optimal.


1. Merokok dan Terpapar Asap Rokok


Merokok aktif maupun pasif sangat berbahaya bagi kehamilan. Kandungan nikotin dan karbon monoksida dapat mengurangi suplai oksigen ke janin. Hal ini meningkatkan risiko:


Keguguran


Bayi lahir prematur


Berat badan lahir rendah


Jika ibu hamil tinggal bersama perokok, penting untuk menghindari paparan asap rokok di dalam rumah.


2. Konsumsi Alkohol dan Narkoba


Alkohol dapat mengganggu perkembangan embrio sejak minggu-minggu awal. Tidak ada batas aman konsumsi alkohol selama kehamilan. Selain meningkatkan risiko keguguran, alkohol juga bisa menyebabkan gangguan perkembangan janin.


Penggunaan narkoba atau obat terlarang juga sangat berisiko dan dapat menyebabkan komplikasi serius pada ibu maupun janin.


3. Konsumsi Obat Tanpa Konsultasi Dokter


Beberapa obat, termasuk obat herbal tertentu, dapat membahayakan kehamilan jika dikonsumsi tanpa pengawasan medis. Ibu hamil sebaiknya:


Tidak membeli obat bebas sembarangan


Selalu berkonsultasi sebelum minum obat


Memberi tahu dokter jika sedang hamil


4. Aktivitas Fisik Berlebihan


Olahraga ringan justru dianjurkan selama kehamilan. Namun aktivitas berat seperti:


Mengangkat beban berat


Kelelahan ekstrem


Kurang istirahat


dapat meningkatkan risiko komplikasi, terutama pada ibu dengan riwayat keguguran sebelumnya.


5. Stres Berlebihan dan Kurang Istirahat


Stres berat yang berlangsung lama dapat memengaruhi keseimbangan hormon dalam tubuh. Kurang tidur juga dapat melemahkan daya tahan tubuh ibu hamil. Karena itu, penting untuk:


Mengatur waktu istirahat


Mengelola stres dengan baik


Melakukan relaksasi ringan


6. Mengonsumsi Makanan Mentah atau Tidak Higienis


Makanan mentah seperti daging setengah matang, telur mentah, atau susu yang tidak dipasteurisasi dapat mengandung bakteri berbahaya. Infeksi tertentu selama kehamilan dapat meningkatkan risiko keguguran.


Pastikan makanan dimasak hingga matang sempurna dan jaga kebersihan tangan sebelum makan.


7. Konsumsi Kafein Berlebihan


Kafein dalam jumlah wajar masih diperbolehkan, namun konsumsi berlebihan (lebih dari 200 mg per hari) dikaitkan dengan peningkatan risiko keguguran. Batasi konsumsi kopi, teh pekat, dan minuman energi.


Penting untuk Diingat


Tidak semua keguguran disebabkan oleh kebiasaan ibu. Banyak kasus terjadi karena faktor yang tidak dapat dikendalikan. Namun dengan menghindari kebiasaan berisiko, ibu dapat membantu menjaga kehamilan tetap sehat.


Jika mengalami gejala seperti:


Perdarahan banyak


Nyeri perut hebat


Pusing atau lemas


Segera periksakan diri ke dokter.


Menjalani kehamilan dengan pola hidup sehat, nutrisi seimbang, serta kontrol rutin adalah langkah terbaik untuk meminimalkan risiko dan menjaga tumbuh kembang janin tetap optimal.